My Campus
KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
"Memulai Bisnis Tanpa Modal Dan Tanpa Rugi"
disusun oleh :
Dominikus Putra Raharja Setyo Irawan
15.11.8586
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2016
- ABSTRAK
Peluang usaha adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri .
Dan bukanlah sebuah kegiatan yang cuma ikut-ikutan dengan orang lain demi mengikuti suatu trend dan gaya hidup semata,
tetapi
untuk Bisnis dan pengertian bisnis itu sendiri adalah serangkaian usaha
yang dilakukan 1 orang atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa
mereka untuk mendapatkan keuntungan
atau laba.
dan dimana setiap pengusaha harus siap untung dan siap rugi, bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang.
dan dimana setiap pengusaha harus siap untung dan siap rugi, bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang.
-Bab I :
Bisnis Dropship
Sistem dari bisnis dropshipping itu sebenarnya
cukup sederhana. Penjual/ pengecer memilih beberapa produk dari supplier yang
akan dijual, kemudian mengambil beberapa foto dari produk, foto diupload ke
media pemasaran disertai dengan keterangan singkat. Bila terjadi pembelian,
maka si konsumen akan memilih barang yang ingin dibeli dan mengirimkan uang
sesuai dengan harga barang yang Anda tentukan.
Si penjual/ pengecer kemudian melanjutkan proses
pembayaran tersebut ke supplier barang dan memberikan informasi barang yang
dibeli beserta data si pembeli. Penyedia barang atau supplier akan mengemas
barang yang dibeli dan mengirimkan barang kepada konsumen atas nama Anda
sebagai pengirimnya.
Bisnis dropship ini memang terlihat sangat mudah dikerjakan, bahkan si
penjual dapat menjalankan usahanya dari mana saja, yang penting ada koneksi
internet dan gadget yang mendukung. Namun, tentunya tiap bisnis memiliki
kelebihan dan kekurangan masing-masing, begitu juga dengan bisnis dropship ini.Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan bisnis dropshipping:
I. Kelebihan Bisnis Dropship
1. Tanpa Modal Besar
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bisnis
dropship bisa dijalankan tanpa harus mengeluarkan modal yang besar. Pengecer
bisa menjual produk secara online melalui situs media sosial (Twitter,
Facebook), blog gratis, melalui aplikasi messenger smartphone, dan melalui
forum-forum jual beli misalnya seperti kaskus. Tentunya penjual harus
mengeluarkan modal untuk biaya internet.
2. Sangat Praktis
Sebagai seorang dropshipper, kita tidak perlu
pusing berurusan dengan proses pengadaan barang, proses pengemasan, dan proses
pengiriman barang ke konsumen karena semua proses tersebut sudah menjadi
tanggungjawab si supplier. Selain itu, kita juga tidak perlu pusing dengan
proses perencanaan bisnis yang cukup kompleks yang dilakukan oleh supplier.
3. Dapat Dikerjakan Dari Mana Saja
Bisnis dropship bisa kita kerjakan dari mana
saja, asalkan kita punya koneksi internet dan juga gadget yang memadai.
Hubungan dengan pihak supplier atau konsumen tetap bisa terjalin dengan baik
yang bisa dilakukan secara online, misalnya melalui email, chating, dan media
sosial.
4. Tidak Ada Biaya Operasional
Tidak seperti bisnis konvesional yang membutuhkan
biaya operasional yang cukup besar, bisnis dropship bisa dijalankan dengan
biaya operasional yang sangat kecil, atau bahkan tanpa biaya operasional. Biaya
yang biasa dikeluarkan oleh sebuah usaha adalah untuk biaya listrik, gaji
pegawai, dan biaya sewa tempat. Sedangkan bisnis dropship, kita hanya
mengeluarkan biaya yang sangat kecil, seperti biaya koneksi internet dan modem.
II. Kekurangan Bisnis Dropship
1. Keuntungan KecilKeuntungan yang bisa diambil oleh dropshipper biasanya kecil. Memang bisa saja si penjual menaikkan harga yang lebih tinggi, tapi tentu saja itu sangat beresiko karena bisa merusak kepercayaan konsumen. Dropshipper biasanya tidak akan menetapkan harga yang jauh dari harga yang sudah ditetapkan oleh supplier.
2. Info Stok Barang Tidak Up to Date
Info tentang ketersediaan barang tidak bisa diketahui langsung oleh dropshipper karena data tersebut ada pada supplier. Bisa saja sebuah produk yang akan dibeli melalui dropshipper ternyata telah habis dan informasinya belum terupdate di website si supplier barang.
3. Sulit Menjual Barang Yang Belum Pernah Dilihat
Ketika seorang konsumen bertanya lebih detail
tentang sebuah barang, biasanya dropshipper kurang bisa menjelaskan tentang
detail barang tersebut karena memang dia kurang memahami produk tersebut.
Kebanyakan dropshipper hanya fokus pada pemasaran tanpa mengetahui detail dan
spesifikasi barang yang dijual. Hal ini tentunya akan mempengaruhi niat
konsumen untuk membeli produk tersebut, dan biasanya memang konsumen tidak jadi
membeli barang tersebut.
4. Orang Yang Mendapat Komplain
Bisa saja supplier mengirimkan barang yang
kualitasnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan atau proses pengiriman
terlambat. Dan ketika hal itu terjadi, tentunya konsumen tersebut akan
komplain. Si pembeli tidak akan komplain pada si supplier tapi ke dropshipper/
pengecer. Setiap kali si pembeli kecewa/ tidak puas dengan barang yang dikirim
atau proses pengiriman terlambat dari supplier, dropshipperlah yang akan selalu
menerima keluhan dari pelanggan.
Tips Singkat Memilih Supplier Untuk Bisnis Dropship
Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita
inginkan, sebagai dropshipper harus selektif dalam bekerjasama dengan penyedia
barang atau supplier. Bisnis ini hanya akan bisa berjalan dengan baik bila
dropshipper bekerjasama dengan supplier yang bisa menjamin kualitas pelayanannya.
1. Pilihlah supplier dari wholesale atau
grosiran. Biasanya penjual grosiran tidak mau mengambil untung besar per barang
yang dijual, tapi pada banyaknya jumlah barang yang dijual.
2. Pilih supplier yang sudah memiliki sistem yang
sudah jelas, mulai dari proses pemesanan, proses pengecekan barang, proses
konfirmasi pembelian, hingga proses pengemasan dan pengiriman barang ke
konsumen.
3. Pilihlah supplier yang mudah dihubungi. Namun,
kita harus mengerti bahwa supplier biasanya tidak mau berlama-lama untutk
menerima telepon atau chating dengan Anda karena mereka harus melayani banyak
dropshipper lainnya.
4. Biasanya supplier akan menanyakan nama
dropshipper dan nama toko online si dropshipper. Ini diperlukan untuk data
pengirim barang ke si pembeli, supplier akan menuliskan nama atau toko online
si dropshipper di kemasan barang yang dikirim ke pelanggan.
Demikianlah penjelasan singkat tentang bisnis
dropship, yaitu peluang bisnis online tanpa modal yang bisa Anda jalankan dari
mana saja. Dari pengalaman saya berbisnis dropship, ada beberapa calon pembeli
yang ternyata hanya bertanya-tanya saja dan tidak jadi membeli. Terkadang
pertanyaan demi pertanyaan yang mereka ajukan akan menghabiskan waktu. Jika
Anda ingin menjalankan bisnis dropship, maka Anda juga harus mempersiapkan diri
menghadapi hal-hal seperti ini.
- See more at: http://www.usaharumahan19.com/2014/07/ini-dia-cara-memilih-peluang-usaha.html#sthash.7GUvrxqm.dpuf
